Pesawat Lion Air Jatuh

Pesawat ini dikabarkan sempat akan kembali menuju Bandara Soekarno-Hatta sebelum terjatuh. Basarnas telah menemukan beberapa barang yang diduga milik penumpang serta serpihan tubuh pesawat. Namun, hingga saat ini belum ada kepastian mengenai kondisi korban. Berikut beberapa fakta seputar jatuhnya pesawat Lion Air JT 610. 

1. Hilang kontak 
Setelah 13 menit lepas landas dari Bandara Soekarno-Hatta, pesawat Lion Air JT 610 dikabarkan hilang kontak. Pesawat ini akan terbang menuju Bandara Depati Amir di Pangkal Pinang. Kepala Kantor SAR Pangkal Pinang Danang Priandoko menyampaikan bahwa pesawat hilang kontak di perairan Kepulauan Seribu, Jakarta Utara. Baca juga: Pesawat Lion Air JT-610 Rute Jakarta-Pangkal Pinang Hilang Kontak.

2. Sempat lapor akan balik ke Bandara Soekarno-Hatta 
Menurut Danang Priandoko, pesawat Lion Air JT 610 sempat dilaporkan akan kembali ke Bandara Soekarno-Hatta. Namun, pesawat tak kunjung tiba di bandar udara yang terletak di Tangerang, Banten. Baca juga: Pesawat Lion Air Hilang Kontak, Sempat Dilaporkan Kembali ke Soekarno-Hatta 

3. Koordinat terakhir 
Berdasarkan pemberitaan sebelumnya, posisi pesawat terakhir berada di koordinat 05 48.934 S 107 06.384 E. Sebelum terjatuh, pesawat sempat dikabarkan hilang kontak. Waktu tempuh seharusnya yang dibutuhkan pesawat sampai ke Pangkalpinang 70 menit. Baca juga: Lion Air Pastikan Pesawatnya Jatuh 13 Menit Setelah Lepas Landas 

4. Dipastikan jatuh Basarnas memastikan pesawat ini jatuh di perairan dekat daerah Karawang, Jawa Barat. Pesawat berangkat dari Bandara Soekarno-Hatta pukul 06.20 WIB menuju Pangkal Pinang. Baca juga: Basarnas Pastikan Lion Air Jatuh di Perairan Karawang 

5. Penumpang Berdasarkan pemberitaan sebelumnya, pesawat ini diketahui membawa sebanyak 178 penumpang dewasa, 1 anak-anak, dan 2 bayi. Sementara untuk awak pesawat berjumlah tujuh orang. Baca juga: Total Jumlah Penumpang Lion Air JT 610 yang Jatuh 189 Orang 

6. Pesawat baru Komisi Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) menyatakan bahwa pesawat 
Lion Air JT 610 baru dua bulan mengudara. Corporate Communications Strategic of Lion Air Danang Mandala Prihantoro juga mengatakan hal yang sama, yakni pesawat ini baru dioperasikan pada 15 Agustus 2018 lalu. Menurut dia, pesawat ini dinyatakan laik operasi sebelum digunakan untuk melakukan penerbangan komersial. Baca juga: KNKT: Pesawat Lion Air JT 610 Baru 2 Bulan Mengudara 

7. Posisi pesawat jatuh ditemukan Berdasarkan informasi dari akun resmi Twitter Kepala Pusat Data 
Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho, Basarnas telah menemukan serpihan yang diduga milik pesawat Lion Air JT 610. Sutopo menyampaikan, banyak ditemukan barang yang mengapung di permukaan laut, seperti telepon seluler, pelampung, ataupun serpihan bangkai pesawat. Basarnas dan pihak berwenang masih terus melakukan evakuasi terhadap jatuhnya pesawat Lion Air JT 610 ini. Baca juga: Lion Air Jatuh, Basarnas Temukan Puing, Pelampung, dan Potongan Tubuh 

8. Crisis center Pemerintah dan pihak bandara telah membuka crisis center dan posko informasi 
setelah terjatuhnya pesawat Lion Air JT 610. Crisis center dan posko informasi dibuka di Bandara Depati Amir Pangkal Pinang, Bangka Belitung. Keluarga dapat bertanya mengenai perkembangan informasi terkait insiden ini. Nomor kontaknya adalah 021-80820000, sementara untuk informasi seputar penumpang dapat menghubungi nomor 021-80820002. Tak hanya itu, crisis center juga disediakan di Terminal 1 Bandara Soekarno-Hatta yang bekerja sama dengan Basarnas dan KNKT.

Lion Air Jatuh
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Pesawat Lion Air JT 610 Jatuh, Ini 8 Faktanya", https://nasional.kompas.com/read/2018/10/29/13393421/pesawat-lion-air-jt-610-jatuh-ini-8-faktanya. 
Penulis : Mela Arnani
Editor : Bayu Galih

No comments for "Pesawat Lion Air Jatuh"