BKN Umumkan Kisi Kisi Soal SKB Jelang Pengumuman Hasil Tes SKD di Tes CPNS 2018

Badan Kepegawaian Negara (BKN) membongkar kisi-kisi soal tes seleksi kompetensi bidang (SKB) jelang pengumuman hasil tes seleksi kompetensi dasar (SKD) di tes CPNS 2018.

Jadwal tes seleksi kompetensi bidang (SKB) akan diumumkan bagi usai peserta dinyatakan lulus di tes SKB yang sebelumnya lolos seleksi administrsi CPNS 2018 ia sscn.bkn.go.id.

Pengumuman tes SKD pun berbeda-beda tiap instansi. Meski demikian, hingga saat ini belum ada instansi yang mengumumkan hasil tes SKD yang jadi bagian tes CPNS 2018. Jelang detik-detik pengumuman hasil seleksi kompetensi dasar CPNS 2018, kini BKN telah membongkar kisi-kisi untuk tahap berikutnya.


Ketika melaksanakan SKB, peserta akan mengerjakan soal yang berkaitan dengan jabatan yang dilamar.

Dilansir TribunJakarta.com dari laman Twitter resmi BKN pada Jumat (9/11/2018), terdapat dua jenis jabatan atau formasi bagi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) yakni Jabatan Fungsional Tertentu (JFT) dan Jabatan Pelaksana (JP).

BKN menyatakan, yang termasuk ke dalam jabatan fungsiona tertentu (JFT) diantaranya guru, dokter dan apoteker. "Guru, dokter, apoteker & hampir 200-an yang lain adalah JFT," tulis BKN. BKN menjelaskan, tiap-tiap jabatan tersebut memiliki Peraturan Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Pemerpan RB). BKN menyatakan, soal-soal SKB nantinya tak akan jauh dari Permenpan RB itu.


Sementara itu bagi pelamar jabatan pelaksana maka bisa mempelajari Permenpan RB 25/2016 mengenai Nomenklatur Jabatan Pelaksana. "Ketiga. Bagi kalian yg melamar JP (Jabatan Pelaksana), ada Permenpan RB 25/2016 ttg Nomenklatur JP. Dari deskripsi tugas, bisa dibayangkan apa materi SKB kalian. Contoh JP adalah Analis Kerja Sama, Analis Akuntabilitas Kinerja, dll.," jelas BKN.

Dikutip dari tpps.net dengan data yang telah dikonfirmasi Warta Kota, memiliki perhitungan sebagai berikut : Untuk besaran gaji pokok akan sesuai sesuai bunyi pasal 5 Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 7 Tahun 1977 kepada seorang yang diangkat menjadi calon Pegawai Negeri Sipil, diberikan gaji pokok sebesar 80 % (delapan puluh persen) dari gaji pokok. Selain gaji pokok, CPNS juga berhak memperoleh hak tunjangan istri/suami dengan syarat adanya pernikahan yang sah di hadapan hukum. Besarannya mencapai 10% dari gaji pokok yang diterima. Tunjangan lain yang diterima CPNS ada tunjangan umum dan tunjangan beras. Tunjangan umum diberikan kepada CPNS maupun PNS yang tidak menduduki jabatan fungsional atau jabatan struktural.

Hak lain yang diterima seorang CPNS adalah uang makan yang diberikan sesuai golongannya. Uang makan dibayarkan berdasarkan hari kerja masuk selama 1 bulan. Tarifnya golongan III Rp 37.000 per hari dan golongan I dan II Rp 35.000/hari. Pembayaran uang makan diakumulasi selama sebulan dan dibayarkan pada bulan berikutnya dengan dikenakan PPh sesuai ketentuan.

Menu BKN Umumkan Kisi Kisi Soal SKB Jelang Pengumuman Hasil Tes SKD di Tes CPNS 2018 Sabtu, 10 November 2018 12:06 ilustrasi-cpns-2018_20181021_190157.jpg Ilustrasi CPNS 2018 - Tribun Bali Berikutnya yang diberikan adalah tunjangan Kinerja. Perlu diketahui setiap pegawai termasuk CPNS di lingkungan Kementerian/Lembaga berhak atas tunjangan kinerja berdasarkan kinerjanya.

Besaran tunjangan setiap K/L berbeda-beda sesuai dengan ketentuan dalam Peraturan Presiden yang mengatur mengenai tunjangan kinerja Pegawai pada masing-masing kementerian negara/lembaga. Sedangkan persentase tunjangan kinerja yang diterimakan kepada CPNS tergantung dengan kebijakan K/L tersebut. Bisa saja tunjangan kinerja yang dibayarkan sudah penuh 100% seperti Kemenkeu dan Kemenkes, namun K/L lain tunjangan kinerja untuk CPNS rata-rata diberikan 80%.

Berikutnya mari kita berhitung total gaji CPNS. Hitungan gaji CPNS dibawah ini mengacu pada gaji CPNS Kemenkumham.

CPNS Single golongan IIIa (CPNS 2018 sebagian besar akan berada di golongan IIIa) :
 Gaji pokok : Rp 2.456.700
Gaji CPNS : Rp 1.965.360
Tunjangan isti : -
Tunjangan : -
Tunjangan beras : Rp 72.420
 Tunjangan Umum : Rp 185.000
 Uang Makan : Rp 773.300
Tunjangan Kinerja : 3.144.000
Penghasilan bruto : Rp 5.995.080
Potongan 10% : 196.536
 Jumlah Netto : 5.758.544

CPNS golongan IIIa menikah dan punya 1 anak : Gaji pokok : Rp 2.456.700
Gaji CPNS : Rp 1.965.360
Tunjangan isti : Rp 196.536
Tunjangan : Rp 39.307
Tunjangan beras : Rp 72.420
Tunjangan Umum : Rp 185.000
Uang Makan : Rp 773.300
Tunjangan Kinerja : 3.144.000
Penghasilan bruto : Rp 6.335.763
Potongan 10% : 196.536
 Jumlah Netto : 6.139.000


 Nah, seperti itulah perkiraan gaji pertama kalian yang nantinya lolos CPNS 2018. Setelah diangkatmenjadi CPNS 2018, tentunya gaji kalian akan lebih besar sedikit.

Sumber : tribunnews.com

No comments for "BKN Umumkan Kisi Kisi Soal SKB Jelang Pengumuman Hasil Tes SKD di Tes CPNS 2018"