Belajar Pemrograman C++ Pemula

Mengenal Bahasa Pemrograman C++

Belajar Pemrograman C++ Pemula - Jadi, singkat cerita pada awal tahun 1970-an seorang bernama Bjarne Stroustrup mulai mengembangkan bahasa pemrograman c++ yang merupakan turunan dari Bahasa C.

Jika Bahasa C merupakan bahasa prosedural maka Bahasa C++ hadir menggunakan konsep pemrograman berorientasi objek atau Object Oriented Programming.


Pemrograman dengan bahasa C menggunakan 2 konsep:

Data - bahan yang akan diolah.

Algorithms - metode pengolahan.

Tapi bagaimanapun juga, penggunaan bahasa prosedural seperti C sangat tidak efisien khususnya untuk pembuatan software berskala menengah ke atas atau project besar.



Terlalu banyak perulangan, percabangan, dan kode yang harus kita ketikan.



Maka dari itu kemudian bahasa c ini dikembangkan ke tingkat lebih lanjut menjadi bahasa c yang berorientasi object yang kemudian disebut dengan bahasa C++.



Download Compiler C++


Sebenarnya, anda bisa saja cukup hanya memakai aplikasi text editor biasa seperti notepad kemudian menggunakan aplikasi compiler yang banyak tersedia di internet.

Namun saya rasa tidak efisien karena kita akan disibukan dengan masalah teknis.

Saya pribadi semasa belajar di bangku kuliah menggunakan DEV C++ 5.11, kemudian perusahaan Gameloft menggunakan IDE Visual Studio 2015 (Saat saya tanya).

Meski demikian, ada banyak sekali vendor yang telah menyediakan software lengkap baik berbayar maupun gratis, silahkan download dan install terlebih dahulu.

Sturktur Program C++

Seperti pada umumnya, langkah pertama kita harus berkenalan dengan bahasa pemrograman c++. Silahkan buka program IDE anda dan ketikkan kode berikut:

#include <iostream>
int main()
{
    std::cout << "Welcome to C++";
    return 0;
}


Dan bandingkan dengan kode barikut ini:

#include <iostream>
using namespace std;
int main()
{
    cout << "Welcome to C++";
    return 0;
}



Saya akan beri anda waktu 1 menit untuk melihat perbedaannya.

Perlu diketahui bahwa kode di atas adalah kode standar C++, kedua kode diatas akan menampikan hasil data yang sama namun penulisannya saja yang sedikit berbeda.

Mari kita mengenal beberapa sintaks/coding tersebut.

Header dan Main Program

Header adalah tempat dimana kita akan memasukkan library yang ada pada C++ kedalam kode program. Sedangkan main() sebagai blok program utama kita.

Jika anda melihat kode pada baris pertama terdapat kode #include <iostream>.

Tanda ‘#’ disebut preprocessor directive.

Preprocessor directive adalah perintah – perintah yang diberikan kepada compiler untuk melakukan definisi, misalnya untuk memasukkan file library, dan lain sebagainya.

Jika kita lihat program diatas kita akan memasukkan (include) library iostream ke dalam program. iostream adalah header yang dibutuhkan untuk “kegiatan” input dan output.

Jika anda perhatikan kode program diatas, terdapat:

using namespace std;

Sedangkan pada contoh pertama tidak menggunakan baris kode tersebut.

Jadi intinya penggunaannya untuk memberitahukan kepada kompiler bahwa kita akan menggunakan semua fungsi, class atau file yang terdapat pada memori namespace std.

Kita tidak perlu mengetikan std::cout untuk mencetak output namun hanya cukup menggunakan fungsi cout saja, karena telah menggunakan using namespace std;

Selanjuntya kode main() adalah blok program yang berfungsi sebagai badan sebuah alur kondingan atau disebut sebagai program utama yang ditulis antara kode { hingga }.

Berikut adalah contoh program c++ sederhana untuk menghitung keliling lingkaran:

#include <iostream>
using namespace std;
const double pi = 3.14159;
const char newline = '\n';
int main ()
{
 double circle;
 double r = 5.0; //radius
 circle = 2 * pi * r;
 cout << circle;
 cout << newline;
}

PENTING: Penulisan dalam bahasa C++ bersifat case sensitive.

Pendeklarasian Variabel dan Konstanta

Untuk mendeklarasikan variabel yaitu dengan menuliskan tipe data terlebih dahulu kemudian diikuti nama variabel. Dan berikut contohnya:

double circle;
double r = 5.0;

Sedangkan untuk mendeklarasikan variabel bernilai konstanta dengan menggunakan fungsi const diikuti tipe data, nama varibel, dan nilai/value. Contoh:

const double pi = 3.14159;
const char newline = '\n';

Bagi anda yang membutuhkan penjelasan lebih lanjut mengenai variabel dan konstanta silahkan

Tambahan: anda tidak boleh menggunakan keyword c++ berikut ini sebagai nama identifier variabel maupun konstanta atau anda akan mendapat error.


Macam-Macam Komentar

Komentar adalah catatan atau dokumenasi yang ditulis oleh programmer untuk sebagai pengingat atau penjelasan ketika membaca sebuah baris kode.

Dalam bahasa C++ ada dua tanda yang dapat di gunakan untuk sebuah komentar:

Yang pertama ada tanda yang di gunakan untuk komentar satu baris saja, untuk tanda komentar satu baris, menggunakan tanda dua garis miring //.

dan yang ke dua tanda yang di gunakan untuk komentar lebih dari satu baris. Sedangkan untuk komentar lebih dari satu bari, menggunakan tannda /*… */.

Perhatikan contoh berikut:

//ini kode satu baris

/* ini komentar
   beberapa baris */

Kata – kata dalam sebuah komentar tidak akan dieksekusi oleh compiler.

Apa itu Variabel dan Tipe Data?

Semua program komputer yang sedang berjalan akan menyimpan data sementara di dalam RAM (Random Access Memori).

Data-data yang tersimpan di dalam RAM memiliki alamat yang direpresentasikan dalam bilangan heksa desmial.

Bagaiaman cara program menyimpan nilai ke RAM?

Jawabannya dengan menggunakan variabel.

Semakin banyak variabel yang kamu buat semakin besar pula memori yang akan digunakan di dalam RAM.


Jadi dapat kita simpulkan…

Variabel adalah sebuah nama lokasi penyimpanan di dalam memori.

Sementara tipe data adalah jenis data yang akan disimpan di dalam variabel.

Cara Membuat Variabel di C++

Pembuatan variabel atau deklarasi variabel di C++ dapat kita lakukan seperti berikut ini:

string nama;
int umur;
char jenis_kelamin;

Tipe datanya ditulis terlebih dahulu, lalu diikuti dengan nama variabelnya.
Variabel-variabel di atas akan menyimpan nilai null (kosong), karena belum kita isi.
Kita juga dapat membuat variabel dengan mengisinya langsung.

Contoh:

string nama = "Petani Kode";
float tinggi = 172.43;

Untuk lebih jelasnya, mari kita coba praktekkan dalam program.

Membuat Porgram C++ dengan Variabel dan Tipe Data

Silahkan buat sebuah file baru bernama biodata.cpp, kemudian isi dengan kode berikut:



#include <iostream>
using namespace std;
int main(){
  // deklarasi tipe data variabel

  string nama;
  int umur;
  char jenis_kelamin;
  // --- proses input ---
  cout << "Siapakah namamu?" << endl;
  cout << "jawab: ";
  // menyimpan data ke variabel
  getline(cin,nama);
  cout << "Berapa umurmu?" << endl;
  cout << "jawab: ";
  // menyimpan data ke variabel
  cin >> umur;
  cout << "Jenis kelamin [L/P]: ";
  // menyimpan data ke variabel
  cin >> jenis_kelamin;
  // --- proses output ---
  cout << "Salam kenal, " << nama << " Sekarang engkau berusia ";
  cout << umur << " dan kau berjenis kelamin "<< jenis_kelamin;
  return 0;
}


Setelah itu lakukan kompilasi dan eksekusi programnya.

Percabangan if

Percabangan if merupakan percabangan yang hanya memiliki satu blok pilihan saat kondisi bernilai benar.

Flowchart tersebut dapat kita baca seperti ini:

“Jika total belanja lebih besar dari Rp 100.000, Maka tampilkan pesan Selamat, Anda dapat hadiah“

Kalau dibawah Rp 100.000 bagaimana?

Ya pesannya tidak akan ditampilkan.

Mari kita coba dalam program C++.

Buatlah file bernama if.cpp, kemudian isi dengan kode berikut.

#include <iostream>
using namespace std;
int main(){
    cout << "=== Program Pembayaran ===" << endl;
    unsigned int total_belanja;
    cout << "Masukan total belanja: ";
    cin >> total_belanja;
    // menggunakan percabangan if
    if(total_belanja > 100000){
    cout << "Selamat! anda dapat hadiah" << endl;
    }
    cout << "Terimakasih sudah berbelanja di toko kami" << endl;
    return 0;
}



Kompilasi kode tersebut dengan perintah:

g++ if.cpp -o if

Lalu eksekusi dengan perintah:

./if

Perhatikan pada bagian ini:

// menggunakan percabangan if

if(total_belanja > 100000){
    cout << "Selamat! anda dapat hadiah" << endl;
}

Inilah yang disebut blok program.

Blok program berisi sekumpulan ekpresi dan statement untuk dikerjakan oleh komputer.

Blok program pada C++, selalu diawali dengan tanda buka kurung kurawal {dan akan diakhiri dengan tutup kurung kurawal }.

Apabila di dalam blok hanya terdapat satu baris ekspresi atau statement, maka boleh tidak ditulis tanda kurungnya.


if (total_belanja > 100000)
    cout << "Selamat! anda dapat hadiah" << endl;

Percabangan if/else

Percabangan if/else merupakan percabangan yang memiliki dua blok pilihan.
Blok pilihan pertama untuk kondisi benar, dan pilihan kedua untuk kondisi salah (else).
Ini adalah flowchart untuk mengecek password.
Apabila password benar, pesan yang ada pada blok hijau akan ditampilkan:“Selamat datang bos!”
Tapi kalau salah, maka pesan yang ada di blok merah yang akan ditampilkan:“Password salah, coba lagi!”
Kemudian, pesan yang berada di blok abu-abu akan tetap ditampilkan, karena dia bukan bagian dari blok percabangan if/else.


Untuk lebih jelasnya, mari kita coba dalam program.

Buatlah file beru bernama if_else.cpp, kemudian isi dengan kode berikut:


#include <iostream>
using namespace std;
int main(){
    string password;
    cout << "========= Login =========" << endl;
    cout << "Masukan password: ";
    cin >> password;
    // percabangan if/else
    if (password == "kopi"){
        cout << "Selamat datang bos!" << endl;
    } else {
        cout << "Password salah, coba lagi!"  << endl;
    }
    cout << "Terimakasih sudah menggunakan aplikasi ini!" << endl;
    return 0;
}



Percabangan if/else/if

Percabangan if/else/if merupakan percabangan yang memiliki lebih dari dua blok pilihan.


Perhatikan blok yang saya beri warna…
Ini adalah blok untuk percabangan if/else/if. Kita bisa menambahkan berapapun blok yang kita inginkan.

Contoh Program:

#include <iostream>
using namespace std;
int main(){
 int nilai;
 string grade;
cout << "=== Program Grade Nilai ===" << endl;
 cout << "Inputkan nilai akhir: ";
cin >> nilai;
 // menggunakan percabangan if/esle/if
  if (nilai >= 90) {
   grade = "A";
  } else if (nilai >= 80) {
      grade = "B+";
  } else if (nilai >= 70) {
 grade = "B";
  } else if (nilai >= 60) {
 grade = "C+";
} else if (nilai >= 50) {
     grade = "C";
   } else if (nilai >= 40) {
     grade = "D";

  } else if (nilai >= 30) {
      grade = "E";
  } else {
     grade = "F";
    }
   cout << "Grade ande: " << grade << endl;
  return 0;
}

Percabangan Switch/Case

Percabangan switch/case adalah bentuk lain dari percabangan if/else/if.

Strukturnya seperti ini:

switch(variabel){
    case <value>
        // blok kode
        break;
    case <value>:
        // blok kode
        break;
    default:
        // blok kode
}

Kita dapat mermbuat blok kode (case) sebanyak yang diinginkan di dalam blok switch.

Pada <value>, kita bisa isi dengan nilai yang nanti akan dibandingkan dengan varabel.

Setiap case harus diakhiri dengan break. Khusus untuk default, tidak perlu diakhiri dengan break karena dia terletak di bagian akhir.

Pemberian break bertujuan agar program berhenti mengecek case berikutnya saat sebuah case terpenuhi.


Contoh:

#include <iostream>
using namespace std;
int main(){

    char grade;
    cout << "Inputkan grade: ";
    cin >> grade;
    switch (toupper(grade)){
        case 'A':
            cout << "Luar biasa!" << endl;
            break;
        case 'B':
        case 'C':
            cout << "Bagus!" << endl;
            break;
        case 'D':
            cout << "Anda lulus" << endl;
            break;
        case 'E':

        case 'F':

            cout << "Anda remidi" << endl;
            break;
        default:
            cout << "Grade Salah!" << endl;
    }
    return 0;
}

Percabangan dengan Opertor Ternary

Percabangan menggunakan opreator ternary merupakan bentuk lain dari percabangan if/else.

Bisa dibilang:

Bentuk singkatnya dari if/else.

Operator ternary juga dikenal dengan sebutan operator kondisi (conditional operator).

Bentuk strukturnya seperti ini:

(kondisi) ? true : false

Bagian kondisi dapat kita isi dengan ekspresi yang menghasilkan nilai truedan false.

Lalu setlah tanda tanya ? adalah bagian pilihan.

Jika kondisi bernilai benar, maka true yang akan dipilih. Tapi kalau salah, maka false yang akan dipilih.

Untuk lebih jelasnya, mari kita coba…

Buatlah file baru bernama ternary.cpp, kemudian isi dengan kode berikut:

#include <iostream>
using namespace std;
int main(){
    int jawaban;
    cout << "Berapakah hasil 3+4?" << endl;
    cout << "jawab> ";
    cin >> jawaban;
    string hasil = (jawaban == 7) ? "Benar" : "Salah";
    cout << "Jawaban anda: " << hasil << endl;
    return 0;
}


Percabangan Bersarang (Nested)

Kita juga dapat membuat blok percabangan di dalam percabangan. Ini disebut percabangan bersarng atau nested if.

Contoh: 📄 nested.cpp

#include <iostream>
using namespace std;
int main(){
    string username, password;
    cout << "=== Welcome ===" << endl;
    cout << "Username: ";
    cin >> username;
    cout << "Password: ";
    cin >> password;
    if (username == "petanikode"){
        if (password == "kopi"){
            cout << "Selamat datang bos!" << endl;
        } else {
            cout << "Password salah, coba lagi!" << endl;
  }
    } else {
        cout << "Anda tidak terdaftar" << endl;

    }
    return 0;
}



Bagaimana Mudah bukan.. jangan lupa berlatih terus, maka kamu akan dengan mudahnya memahami Pemrograman C++

sumber : https://www.kodedasar.com



sumber : https://www.petanikode.com

No comments for "Belajar Pemrograman C++ Pemula"