Pengenalan DNS : Definisi, Fungsi, dan Cara Kerja


Pengenalan-DNS-Sutandione


DNS (Domain Name System) merupakan bagian penting dalam kegiatan kita mengakses alamat website melalui web browser, tanpa DNS kita akan kesusahan dalam mengakses alamat website karena sejatinya alamat website hanya berupa serangkaian angka yang disebut dengan Internet Protocol Address atau disingkat IP Address.


Kenapa IP Address?

Kenapa harus ada IP Address dan bukan langsung nama domain saja, karena komputer hanya dapat berkomunikasi dengan serangkaian angka dan IP Address yang membuat perangkat yang terhubung ke internet dapat saling berkomunikasi satu dengan lainnya.


Definisi DNS

Domain Name System atau disingkat DNS adalah sebuah sistem yang digunakan untuk membuat IP Address menjadi nama domain sehingga mudah dimengerti oleh manusia, dan DNS juga yang menerjemahkan nama domain yang dimasukan ke dalam web browser menjadi bentuk IP Address sehingga web browser dapat memahami alamat dari sumber daya internet yang diinginkan.


Sejarah DNS







DNS pertama kali diciptakan oleh Paul Mockapetris awal tahun 1980-an, dengan sistem itu dapat memetakan IP Address ke nama domain dan dari situ lahir Sistem DNS yang terus berkembang dan digunakan sampai saat ini.



Fungsi DNS

DNS Server Sutandione



DNS Server (Komputer yang bertugas menangani DNS) memudahkan manusia untuk mengakses sumber daya di internet yang memerlukan IP Address untuk mengaksesnya, dengan DNS Server kita tidak perlu mengingat IP Address seperti saat mengakses Google Search maka IP Address-nya 216.239.38.120 menjadi nama domain Google.com yang lebih mudah untuk dipahami oleh manusia.



Cara Kerja DNS

DNS bekerja sampai website tampil di web browser membutuhkan beberapa langkah, yaitu :

1. DNS Recursive Resolver menerima alamat website yang dimasukan ke web browser.

2. Kemudian DNS Resolver meminta ke Root nameserver untuk memproses titik(.) yang berarti root dari namespace internet. Artinya setiap kita mengetikan "www.google.com" maka akan diproses oleh web browser menjadi "www.google.com.". Titik itu yang diproses untuk Root nameserver.

3. Dari Root nameserver merespon ke DNS Resolver dengan alamat Top Level Domain (TLD), yang menyimpan informasi TLD (seperti .com, .net, .org), jadi saat mencari "www.google.com" maka permintaan diarakan ke .com TLD.

4. DNS Resolver kemudian membuat permintaan ke Server TLD yang domainnya bersangkutan. Dari Server TLD merespon kembali dengan IP Address dari alamat website atau nama domain.

5. Berlanjut DNS Recursive Resolver merespon ke web browser dengan IP Address yang didapat dari alamat website yang pertama kali dimasukan, sampai langkah ini pencarian DNS selesai.

6.
Langkah selanjutnya web browser membuat HTTP Request ke IP Address yang ditemukan.

7. Server dari IP Address kemudian merespon balik ke web browser dengan memuat halaman website dari IP Address tersebut.


DNS Recursive Resolver atau Kueri Recursive adalah kueri yang berasal dari request kita di web browser, sedangkan DNS Resolver atau Kueri Iterative adalah kueri DNS server sendiri yang berkomunikasi dengan Server lainnya untuk mendapatkan jawaban yang terbaik.






Demikianlah artikel tentang Pengenalan DNS : Definisi, Fungsi, dan Cara Kerja.


Sekian Terimakasih.



Admin Semoga Informasi Yang Diberikan Melalui Web Ini Dapat Bermanfaat Bagi Saudara/i

No comments for "Pengenalan DNS : Definisi, Fungsi, dan Cara Kerja"